Mari Kita Niat Menunaikan Haji Mulai dari Sekarang

Halo, sahabat haji! Bagaimana kabar antum? Mudah-mudahan masih dalam keadaan sehat dan diberikan perlindungan oleh Allah subhanahu wataa’ala. Aamiin. Oke, pada artikel ini, kita membahas tentang “Bagaimana berhaji dimulai dari sekarang” dan apa saja persiapan, serta bagaimana manata keuangan yang baik . Baik, langsung saja, simak pembahasan berikut:

Jadi pelengkap rukun islam, berangkat haji selayaknya jadi impian setiap muslim. Untuk berkunjung dan menunaikan ibadah di serambi Mekkah. Ibadah ini juga jadi ibadah yang istimewa lantaran enggak setiap orang dapat merealisasikannya lantaran memerlukan kekuatan fisik dan juga materi.

Dua hal ini jadi dilema saat membahas mengenai ibadah haji. Umur yang muda sering terhalang biaya dan biaya yang disediakan terhalang situasi fisik untuk mengikuti rangkaian ibadah di tanah suci. Apabila Sobat Haji menjadikan naik haji selaku salah satu mimpi, maka enggak salahnya untuk mulai merealisasikan mimpi tersebut dari kini.

Dengan populasi muslim yang besar di Indonesia, bukan cuma soal biaya yang jadi hambatan akan tetapi ada list antrian haji yang mesti ditempuh. Seseorang perlu menantikan antrian untuk kandidat jamaah yang mau berangkat haji. Ini berbeda-beda dengan umrah yang dapat dilakukan kapanpun.

Mengutip laman haji.kemenag.go.id, list nantikan atau waiting daftar untuk kandidat jemaah haji asalkan Jakarta mencapai tahun 2045. Artinya, apabila kandidat jemaah haji asalkan Jakarta mendaftarkan diri kini, waktu estimasi berangkatnya kisaran tahun 2045. Sementara untuk Haji ONH Plus, masa antriannya antara 5-7 tahun.

Salah satu syarat pendaftaran haji yaitu dengan membuka rekening tabungan haji. Memiliki tabungan haji terbilang penting, karen tabungan ini dikhususkan untuk mengumpulkan dana dalam jangka saat tertentu. Otomatis, duit yang ada pada tabungan ini enggak bisa Sobat Haji ambil sesuka hati. Berapa dana yang mesti disediakan untuk pendaftaran haji? Biaya untuk list haji reguler di tahun 2021 mengalami kenaikan jadi Rp. 44,tiga juta, sedangkan bagi biaya haji plus / onh plus di tahun 2021 seukuran Rp. 156 juta hingga Rp. 180 juta. Perlu diingat, bagi yang ingin mendaftar umroh atau haji khusus / haji plus perlu mencari tahu terlebih dahulu travel yang terpercaya. Daftar Haji plus / haji khusus di travel haji umroh resmi memiliki izin dari kemenag.

Apabila cuma mengandalkan tabungan rutin, ditambah dengan masa nantikan haji, dapatkah Sobat Haji bayangin kapan mimpi berhaji dapat diliputi? Enggak heran apabila sewaktu ini, investasi syariah kian dilirik untuk merealisasikan mimpi berhaji di umur muda.

Kiat untuk mempercepat pengumpulan dana ibadah haji/umrah yaitu dengan memanfaatkan instrumen investasi syariah. Wajib dimengerti bahwa destinasi memilih investasi syariah ialah semua dana yang diinvestasikan untuk ibadah terlepas dari unsur riba, gharar (tipu daya), maisir (perjudian), atau haram.

Disamping itu dalam prosesnya, investasi syariah amat jelas dan transparan. Perbedaan mencoloknya dengan investasi konvensional ialah adanya akad. Beberapa akad yang umumnya dipakai di investasi syariah diataranya yaitu ialah musyarakah (akad kerja sama), ijarah (sewa-menyewa), dan akad mudharabah (bagi hasil).

Sewaktu ini ada banyak produk investasi syariah yang dapat menunjang mimpi Sobat Haji untuk berhaji. Menyerupai investasi logam mulia atau emas murni batangan. Ini dapat jadi salah satu opsi investasi untuk menyiapkan biaya ibadah haji atau umrah. Sewaktu ini investasi emas logam mulia dapat dilakukan lewat bank syariah, dan dapat diangsur secara pokok tiap bulannya melalui akad murabahah (jual beli).

Tidak mesti membeli dalam jumlah besar, Sobat Haji dapat membelinya dengan metode tabungan emas, bagaikan mencicil dengan membeli harga emas murni tanpa mesti memiliki dana yang berlebih. Disamping itu tabungan emas mempunyai keunggulan berupa harga jual dan harga beli yang kompetitif,  biaya pengelolaan dan administrasi yang ringan dan karatase yang terjamin 24 karat.

Produk investasi syariah lainnya ialah melalui reksa dana syariah. Instrumen ini insya Allah halal lantaran dilakukan dengan dua akad, yakni wakalah dan mudharabah. Disamping itu reksa dana syariah berbadan dua unsur ekonomi islam yang sistem pengelolaannya diatur cocok dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menurut Gajebot.com Di dalam pemilihan instrumen reksa dana syariah, Manajer Investasi menganut prinsip syariah yaitu cuma membeli instrumen investasi yang tergolong dalam List Efek Syariah (DES) yang disusun oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Sobat Haji juga enggak perlu harap-harap cemas untuk berinvestasi reksa dana syariah, duit yang diinvestasikan bakalan dijalankan dengan sistem halal dan baik, dan saat pertumbuhan investasi syariah bagus, anda bakalan ikut menemukan untungnya.

Instrumen lainnya ada saham syariah. Dikutip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), definisi dari saham ialah surat bukti kepemilikan atau bagian modal suatu perseroan terbatas yang bisa diperjualbelikan. Sehingga Sobat Haji enggak perlu kuatir atas unsur perjudian lantaran saham merupakan tindakan jual-beli.

Terlebih lagi apabila investasinya di saham syariah, di mana emiten atau perusahaan yang menjual sahamnya kepada publik enggak bertentangan dengan ajaran islam. Saham syariah menerapkan sistem bagi hasil dan resiko antara investor dan emiten akad melalui musyawarah sehingga enggak mengenal gharar dan maysir.

Cara memulainya pun enggak memerlukan dana yang besar. Sewaktu ini instrumen investasi syariah reksa dana dapat dibeli di sini dengan modal awal mulai dari Rp100.000,- lho! Karena itu jangan bimbang untuk mempergunakan investasi selaku salah satu jalan menuju ke tanah suci.

Pastinya tahap pertama yang wajib Sobat Haji perbuat ialah mencari produk investasi syariah apa yang amat sesuai dengan tren keuangan dan pola hidup. Supaya proses investasi dapat kontinyu sampai dengan tabungan haji anda terkumpul cocok dengan batas waktu yang disediakan.

Written By

admin